Psikologi Komunikasi: Pengertian Psikologi, Sejarah Psikologi, Ruang Lingkup dan Kajian Psikologi - Ruang Baca - Wahana Tutorial Psikologi, Musik, Biola, dan Teknologi

Senin, 27 September 2021

Psikologi Komunikasi: Pengertian Psikologi, Sejarah Psikologi, Ruang Lingkup dan Kajian Psikologi

 

psikologi

Pengertian Psikologi

Kata "Psikologi" berasal dari "Psyche" yang artinya Jiwa/ Soul sedangkan kata "Logos" mengandung arti kata atau wacana (words or discourse) 

 

Pada awalnya definisi Psikologi adalah wacana mengenai jiwa atau wacana mengenai pikiran (mind).  Kemudian objek psikologi berkembang kepada perilaku manusia. 

 

Psikologi  adalah  studi  ilmiah  mengenai perilaku  dan  proses  mental  (Psychologys the scientific study of behavior and mental process) (Fillamenta, 2019).

 

Sejarah Singkat Psikologi 

 

1. Sejarah Psikologi Zaman Yunani dan Romawi Kuno

 

Sejarah psikologi dimulai ketika orang mulai mengajukan pertanyaan tentang hakikat manusia dan mencoba menjelaskan tentang perilaku manusia. Filsuf-filsuf Yunani dan Romawi mulai membahas apakah pikiran itu dan dimanakah letaknya.

 

Aristoteles memperkenalkan konsep pikiran sebagai tabula rasa” (keadaan kosong)yang tetap akan kosong sampai ditulis dengan pengalaman.

 

19 abad kemudian, Filsuf Inggris John Locke (1632-1704) mengadopsi istilah tersebut untuk mengekspresikan pandangannya mengenai pikiran manusia yang kemudian dikenal sebagai teori Tabula Rasa, artinya manusia dilahirkan ibarat  selembar kertas kosong, pengalaman lah yang mencoret-coret kertas tersebut.

 

Berlawanan dengan hal tersebut Filsuf Perancis Rene Descrates (1596-1650) menyatakan bahwa kita dilahirkan dengan gagasan dan kemampuan-kemampuan tertentu.

 

2. Sejarah Psikologi di Amerika 


Di Amerika Serikat perkembangan disiplin ilmu Psikologi pada tahun 1875, mengenai Psikologi Eksperimental yang dilaksanakan di Harvard University oleh William James. William James mendefinisikan Psikologi sebagai ilmu mengenai kehidupan mental.

 

Buku teks pertama dalam bidang Psikologi diterbitkan oleh John Dewey pada tahun 1886. Kemudian tahun 1900 Sigmund Freud melahirkan buku fenomenal dalam Psikologi yaitu The Interpretation of Dreams.

 

Tahun 1920, disiplin ilmu Psikologi dipengaruhi oleh pemikiran John Watson. Objek studi psikologi  tidak  lagi  jiwa  dan  mental,  melainkan  beralih  menjadi  studi tentang perilaku yang dapat diamati manusia. Namun seiring perkembangan zaman, tidak semua perilaku  manusia dapat  diamati.  Manusia  memiliki pikiran dan  menggunakan bahasa yang berisi konsep-konsep dan simbol-simbol yang tidak semuanya dapat diamati.

 

Kajian Psikologi

 
psikologi

 

Kajian psikologi memiliki empat tujuan, yakni:

 

1.   Deskripsi

 

Psikologi memberikan informasi tentang apa yang sedang terjadi. Misalnya, melalui deskripsi kita mengetahui bahwa ada hubungan antara tingkat pendidikan dan usia seseorang; makin tinggi pendidikan seseorang, makin panjang usia orang tersebut. Kita tidak mengetahui mengapa hubungan itu terjadi, kita hanya mengetahui bahwa hubungan itu ada.

 

2.   Eksplanasi

 

Tujuan ini merupakan tahapan lanjutan dari tujuan pertama, yakni untuk menjawab pertanyaan mengapa”. Psikologi memberikan informasi tentang mengapa sesuatu terjadi. Dalam contoh yang disebutkan di atas, mungkin saja bahwa orang berpendidikan tinggi memiliki usia yang lebih panjang karena mereka hidup lebih baik dan karena mereka lebih tahu  tentang apa yang  harus dikerjakan jika mereka sakit. Atau,  mungkin  saja hubungan itu terjadi karena ada faktor ketiga  misalnya kekayaan, kekayaan ini lah yang digunakan untuk pendidikan dan perawatan kesehatan.

 

3.   Prediksi

 

Psikologi bertujuan untuk meramalkan peristiwa terjadi di masa depan berdasarkan peristiwa-peristiwa yang terjadi sebelumnya. Misalnya tes IQ digunakan untuk memprediksikan keberhasilan siswa di sekolah.

 

4.  Modifikasi atau Kontrol

 

Tujuan ini adalah untuk mengubah atau mengontrol perilaku. Hal yang dilakukan adalah memodifikasi (melakukan sesuatu terhadap) lingkungan untuk memperoleh perilaku yang diantisipasikan (telah diharapkan atau diperhitungkan sebelumnya).

 

Misalnya, dalam contoh yang sudah disebutkan sebelumnya, apabila tes IQ menunjukkan siswa pemilik taraf kecerdasan yang tinggi, tetapi prestasi belajarnya sangat rendah maka perlu dilakukan terapi tertentu untuk mengoptimalkan fungsi kecerdasannya.

 

Psikologi Komunikasi

 

Ilmu komunikasi dibesarkan oleh peneliti psikologi seperti Wilbur Schramm, Lazarsfeld, Kurt Lewin, Harold Lasswell, dan Carl Hovland. Diantara peneliti tersebut hanya Harold Lasswell yang bukan ahli psikologi, dia adalah ilmuwan politik.

 

Dalam konsep ilmu Komunikasi, keterkaitan psikologi memang tidak bisa ditinggalkan. Bahkan para Bapak Komunikasi tiga diantaranya adalah pakar psikologi, Kurt Lewin, Paul Lazarzfeld dan Carl I Hovland. Meskipun demikian, komunikasi bukanlah subdisiplin psikologi. Komunikasi sebagai sebuah ilmu tersendiri memang menembus banyak disiplin ilmu.

  

1. Kurt Lewin (1890-1947)

 

Ilmuwan Jerman yang bermigrasi ke Amerika Serikat pada awal 1930an karena melarikan diri dari  rezim  Nazi  HitlerIa adalah ahli psikologi eksperimental  terkenal  dari Universitas Berlin. Kurt Lewin adalah ilmuwan yang mengawinkan riset psikologi sosial dasar dan terapan. Ia merupakan pioner dari kajian komunikasi kelompok.

 

 2. Paul Lazarfeld (1901-1976)

 

Psikolog dari Vienna yang pemikirannya banyak dipengaruhi oleh bapak Psikoanalisis Sigmund Freud. Sumbangan Lazarsfeld sangat besar dalam studi ilmu komunikasi massa, khususnya efek komunikasi massa.

  

3. Carl Hovland (1912-1961)

 

Hovland adalah ahli psikologi eksperimental. Hovland memperkenalkan tradisi penelitian tingkatan mikro mengenai perubahan sikap individu. Kajian studinya adalah tentang persuasi. Hovland memberikan sumbangan pemikiran pada studi komunikasi interpersonal.

 

Bagaimanapun komunikasi merupakan bagian yang essensial buat pertumbuhan kepribadian manusia dan komunikasi amat erat kaitannya dengan perilaku dan pengalaman kesadaran manusia. Karenanya komunikasi selalu menarik minat psikolog.

 

Psikologi komunikasi mempunyai batasan makna yang sangat luas, meliputi segala penyampaian energi, gelombang suara, tanda diantara tempat, sistem atau organisme. Kata komunikasi sendiri dipergunakan sebagai proses, sebagai pesan, sebagai pengaruh atau secara khusus sebagai pesan pasien dalam psikoterapi.

 

Psikologi Komunikasi adalah Ilmu yang menguraikan, meramalkan dan mengendalikan peristiwa mental dan perilaku dalam sebuah komunikasi.

Peristiwa Mental adalah Internal Mediation of Stimuli sebagai akibat berlangsungnya komunikasi. Sementara peristiwa perilaku adalah apa yang nampak ketika orang berkomunikasi

Komunikasi adalah sebuah peristiwa sosial-peristiwa yang terjadi ketika manusia berinteraksi dengan manusia lain, serta mencoba untuk menganalisa peristiwa sosial secara psikologis yang kemudian membawa kita pada psikologi sosial. Karena itu pendekatan psikologi sosial adalah merupakan pendekatan psikologi komunikasi.

Kajian psikologi yang banyak menyumbangkan kontribusinya pada ilmu komunikasi adalah psikologi sosial. Walaupun demikian adanya, komunikasi bukanlah bagian dari disiplin ilmu psikologi.

Sebagai sebuah disiplin iklmu, komunikasi menembus banyak disiplin ilmu, namun sebagai suatu gejala perilaku, komunikasi dipelajari berbagai macam disiplin ilmu antara lain sosiologi dan psikologi.

George A. Miller memberikan arti dari psikologi komunikasi sebagai ilmu yang berusaha menguraikan, meramalkan, dan mengendalikan peristiwa mental dan perilaku dalam sebuah komunikasi.

  • Menguraikan berarti menganalisis mengapa suatu tindakan komunikasi dapat terjadi.
  • Meramalkan berarti membuat generalisasi tertentu atas sejumlah perilaku yang dihubungkan dengan kondisi psikologis tertentu maka kita akan meramalkan bentuk perilaku apa yang akan muncul jika suatu stimulus diberikan kepada orang dengan karakter psikologis tertentu. 
  • Mengendalikan berarti kita dapat melakukan manipulasi jika kita menginginkan atau tidak menginginkan suatu efek tertentu dari komunikasi yang terjadi.

 

Sumber

Fillamenta,N.2019.Psikologi Komunikasi Sebuah Pengantar.Palembang:Sapu Lidi


Comments


EmoticonEmoticon